Tentang Gynecomastia

Berhubung ada yang menanyakan keampuhan penggunaan Tamoxifen untuk gynecomastia, maka berikut saya posting berita terkait. Dalam salah satu tinjauan sistematis yang berjudul

Tamoxifen for the management of breast events induced by non-steroidal antiandrogens in patients with prostate cancer: a systematic review

memang ditemukan bahwa obat ini mengurangi risiko gynecomastia dengan mengurangi ukuran payudara dari grade 3-4 ke grade 1-2. Namun sekali lagi tulisan ini masih inkonklusif mengingat besar sampel, desain dan yang paling penting efek samping belum diketahui. Info lebih lengkap bisa dilihat di http://www.biomedcentral.com/1741-7015/10/96

Background

Tamoxifen has emerged as a potential management option for gynecomastia and breast pain due to non-steroidal antiandrogens, and it is considered an alternative to surgery or radiotherapy. The objective of this systematic review was to assess the benefits and harms of tamoxifen, in comparison to other treatment options, for either the prophylaxis or treatment of breast events induced by non-steroidal antiandrogens in prostate cancer patients.

Methods

We searched CENTRAL, MEDLINE, EMBASE, reference lists, the abstracts of three major conferences and three trial registers to identify ongoing randomized controlled trials (RCTs). Two authors independently screened the articles identified, assessed the trial quality and extracted data. The protocol was prospectively registered (CRD42011001320; http://www.crd.york.ac.uk/PROSPERO webcite).

Results

Four studies were identified. Tamoxifen significantly reduced the risk of suffering from gynecomastia (risk ratio 9RR0 0.10, 95% CI 0.05 to 0.22) or breast pain (RR 0.06, 95% CI 0.02 to 0.17) at six months compared to untreated controls. Tamoxifen also showed a significant benefit for the prevention of gynecomastia (RR 0.22, 95% CI 0.08 to 0.58) and breast pain (RR 0.25, 95% CI 0.10 to 0.64) when compared to anastrozole after a median of 12 months. One study showed a significant benefit of tamoxifen for the prevention of gynecomastia (RR 0.24, 95% CI 0.09 to 0.65) and breast pain (RR 0.20, 95% CI 0.06 to 0.65) when compared with radiotherapy at six months. Radiotherapy increased the risk of suffering from nipple erythema and skin irritation, but there were no significant differences for any other adverse events (all P > 0.05).

Conclusions

The currently available evidence suggests good efficacy of tamoxifen for the prevention and treatment of breast events induced by non-steroidal antiandrogens. The impact of tamoxifen therapy on long-term adverse events, disease progression and survival remains unclear. Further large, well-designed RCTs, including long-term follow-ups, are warranted. Also, the optimal dose needs to be clarified.

Keywords:

Prostatic neoplasms; Androgen suppression therapy; Gynecomastia; Tamoxifen; Systematic review; Meta-analysis

Banyak sekali pertanyaan yang ditujukan ke saya dengan judul di atas Bagaimana Menyembuhkan Gynecomastia atau Payudara Pria Yang Membesar.  Berikut ini ada beberapa tips yang patut Anda coba sebelum Anda mencoba operasi atau pengobatan alternatif gynecomastia yang lain.

1. Pastikan BMI anda normal, bagaimana mengukur  BMI? Anda bias mengetahui dengan mudah dengan klik link ini http://www.soyjoy.co.id/soylution/bmi-calculator/

Mengapa BMI Anda harus normal, karena pembesaran buah dada pria atau pembesaran payudara pria lebih cenderung terjadi pada pria dengan BMI overweight atau obesitas. Dengan bertambahnya lemak pada bagian tubuh kita, maka lemak tersebut juga akan terdistribusi ke bagian tubuh yang lain termasuk dada. Selain itu pria yang gemuk lebih cenderung mengalami ktidakseimbangan hormone yang menyebabkan lemak lebih terdistribusi ke bagian perut dan dada.

2. Olahraga rutin khususnya workout atau angkat beban untuk bagian chest (dada). Minimal anda harus rutin melakukan ini seminggu 3x, entah apapun metodenya semua jenis latihan chest bermanfaat. Anda bisa mencari jeni-jenis latiha dada di internet.

3. Sabar, semua butuh proses, jika Anda konsisten dengan saran ini, dalam 6 bula Anda akan melihat hasilnya, selamat mencoba, Anda yang berhasil sembuh dari gynecomastia bisa berbagi disini.

Salam sehat!

Berikut ini daftar situs yang bisa dijadikan acuan bagi para blogger yang mencari info tentang gynecomastia, yaitu:

1. www.gynecomastia.org

2. http://www.medicinenet.com/gynecomastia/article.htm

3. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003165.htm

4. Informasi tentang bedah plastik http://www.plasticsurgery.org/Cosmetic-Procedures/Breast-Reduction-for-Men.html

5. Informasi gynecomastia dari mayoclinic http://www.mayoclinic.com/health/gynecomastia/DS00850

Be smart, be informed

Selamat tahun baru 2013 para blogger, hanya ingin mereview pertanyaan para customer yang sebagian besar menanyakan pengobatan gynecomastia. Sebenarnya tentang pengobatan gynecomastia ini sudah saya posting di http://infogynecomastia.wordpress.com/2011/04/28/pengobatan-gynecomastia/ Silahkan dibaca2 lagi untuk menambah informasi. Selain 3 solusi itu ada beberapa rekan yang menanyakan tentang gynexin yang diklaim bisa menyembuhkan gynecomastia. Well…. menurut pandangan saya statement ini perlu dibuktikan lebih lanjut, karena kalau melihat kandungan yang dimiliki oleh Gynexin (chromium, gynexin blend, gunggulsterone dlsb) merupakan bahan aktif yang mempengaruhi hormon dan metabolisme lemak dalam tubuh. Senyawa aktif tersebut memerlukan studi lebih dalam lagi khususnya ketika akan digunakan pada klien gyno. Apalagi sifatnya hanya suplemen, seperti yang dijelaskan di websitenya, gynexin belum di approved oleh FDA Amerika dan bukan OBAT. Jadi kemungkinan mekanisme kerjanya hanya sebatas plasebo. Mungkin rekan-rekan yang lain pernah mengkonsumsi gynexin, please feel free to give your thought.

Tentunya Anda pasti menjumpai beberapa iklan yang muncul di website dan menawarkan solusi praktis dengan meminum pil yang bisa menyembuhkan gynecomastia. Jika ditelusuri lebih lanjut, pil tersebut mengandung testosterone yang berfungsi meningkatkan kadar testosterone dalam tubuh. Rendahnya level hormone inilah yang diduga menjadi salah satu pemicu keadaan gynecomastia.

Gynexerol, Gynexin dan beberapa merek dagang lain ikut meramaikan pil-pil gynecomastia. Pil ini menawarkan solusi yang mereka klaim lebih manjur dibanding dengan metode operasi dan penggunaan pakaian kompresi, tetapi seberapa efektif pil tersebut? Berapa % angka kesembuhannya? Sudahkah pil tersebut diuji secara klinis?

Saya coba mengulasnya dengan merangkum dari beberapa jurnal dan forum diskusi terutama dari situs gynecomastia.org

1. Dari jurnal penelitian

Pencarian di situs New England Journal Medicine (nejm) dan science direct menunjukkan hasil zero result.

2. US Food and Drugs Administration

Dari situs FDA http://www.fda.gov/default.htm juga ditemukan hasil zero, kemungkinan obat ini belum melewati FDA approval karena digolongkan sebagai obat tradisional atau suplemen

3. Situs Gynecomastia.org

Situs ini boleh dikatakan situs yang paling “netral” diantara situs yang lain, karena tidak berpihak pada salah satu produk atau treatment gynecomastia lainnya. Dari situs ini juga tidak dijumpai review dari anggotanya.

Sebagai pembanding, Anda bisa masukkan kata kunci “testosterone” dalam situs gynecomastia.org. Anda akan menemukan banyak sharing dan opini dari para anggota yang memulai treatmen secara hormonal dan bagaimana hasilnya. Tentunya semua usaha patut Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas hidup Anda sendiri. Tetapi di jaman seperti ini, Anda bisa memilih menjadi konsumen yang cerdas. Banyak2lah browsing, membaca dan meminta saran yang lain sebelum anda memulai suatu treatment. Silahkan Anda memberikan opini Anda di kolom komentar, terima kasih.

Karangan: Merle James Yost

 

Buku yang menceritakan tentang seluk beluk seorang pria dengan gynecomastia. Buku yang berisi 121 halaman ini mencoba mengungkap dan melihat lebih jauh pergulatan fisik dan batin pria yang mengalami pembesaran payudara ini. Beberapa poin dalam buku ini coba saya terjemahkan dan saya ulas sebagai bahan edukasi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Belum diketahui secara pasti berapa jumlah pria yang mengalami gynecomastia, akan tetapi gynecomastia.org mencatat 70,000 kunjungan setiap bulannya. Kebanyakan remaja yang mengalami kondisi ini dianjurkan untuk mengacuhkannya dan diberitahukan bahwa kondisi ini akan hilang pada saatnya nanti. Padahal hal ini kurang sesuai karena pada beberapa kondisi, gynecomastia juga diketahui persisten atau menetap. Sebenarnya ada hal yang lebih penting dari itu yaitu pendidikan mengenai kenapa gynecomastia terjadi dan memberikan informasi kepada mereka mengenai alternatif pilihan:

Apa yang bisa dilakukan jika kita hidup dengan gynecomastia

Atau

Apa yang bisa dilakukan untuk menyingkirkannya

dr. Miguel yang memberikan kata pengantar dalam buku ini menyatakan bahwa dia  juga mengalami kondisi gynecomastia semenjak usia sebelas tahun. Pada saat kunjungannya pertama kali ke dokter, dia mendapati bahwa dokter juga tidak “welcome” dengan kondisi payudaranya saat itu. Akibatnya dr. Miguel mengalami rasa traumatis dan rendah diri karena merasa tidak ada orang lain yang bisa memahami dirinya. Dia berharap dengan adanya edukasi dan informasi dari website hal ini bisa membantu banyak orang terutama pria dengan gynecomastia.

BERSAMBUNG………………

Untuk menjaga tank top Anda agar makin awet, maka perhatikan cara perawatan tank top Gynecomastia ini. 1. Jangan dicuci dengan mesin cuci 2. Jangan dicuci dengan air panas 3. Sebaiknya tidak dimasukkan dalam mesin pengering pakaian (Jemur seperti biasa) 4.Jangan gunakan pemutih Hanya dengan mengikuti empat langkah mudah di atas maka tank top Anda akan semakin awet masa pakainya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.